BRMP Bengkulu Hadiri Rakor Kegiatan Cetak Sawah dan Optimasi Lahan Provinsi Bengkulu 2025
Minggu, 24/8/2025, Kepala BRMP Bengkulu dan Tim SSP mengikuti rapat koordinasi yang diikuti Bupati Rejang Lebong, Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP), Kadis TPHP Provinsi, Kadis Pertanian dan perikanan Rejang Lebong, Kepahiang, Dandim Rejang Lebong, Seluma, dan Bengkulu Utara, serta Tim SID UNIB di rumah dinas Bupati Rejang Lebong secara luring dan daring.
Rapat dipimpin langsung oleh Dirjen LIP (Hermanto) membahas kendala kegiatan CSR di Bengkulu. Dari target 2200 ha, luas lahan yang selesai SID seluas 1553 ha yang tersebar di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu Utara, dan Seluma. Kekurangan luas SID akan disubstitusi dari Rejang Lebong seluas 470 ha dan Seluma 176 ha.
Untuk pelaporan progress CSR Dirjen LIP meminta untuk mengaktifkan tim pengawas yang bertugas mengawas dan melaporkan secara inten dengan pelaksana. Dirjen juga meminta pelaksana untuk dapat menganalisis kapasitas kerja alat dan target penyelesaian konstruksi sehingga dapat dihitung kebutuhan alat.
Untuk CSR Enggano Bengkulu Utara diminta Kadis TPHP Provinsi Bengkulu berkoordinasi terkait pembangunan jalan yang disetujui Gubernur Bengkulu saat kungker ke Enggano.
CSR Seluma seluas 81 ha dan telah digarap sekitar 8,4 ha LC dengan 4 unit exca dan 2 buldozer.
Dirjen menekankan dinas untuk mengaktifkan tim pengawas dan pekerjaan konstruksi harus selesai akhir September 2025. Terkait tahapan pengolahan lahan diminta untuk dapat memetakan kebutuhan, jumlah yang tersedia, dan posisi alsintan.
Progress Oplah non rawa diminta untuk segera dikerjakan, bagi kabupaten yang kurang peduli akan mendapatkan punishment dengan cara tidak ada bantuan dan program di tahun 2026.